RLA-IIBS

Pendidikan Berbasis Adab dan Ilmu: Konsep International Islamic Boarding School Rahmatan Lil Alamin

Pendidikan Islam yang Menjaga Nilai dan Menjawab Zaman Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, kebutuhan akan pendidikan Islam yang kokoh dalam nilai, namun tetap relevan dengan perkembangan dunia, menjadi semakin nyata. International Islamic Boarding School Rahmatan Lil Alamin hadir sebagai ikhtiar pendidikan yang menyeimbangkan adab, ilmu, dan teknologi, tanpa mengorbankan prinsip-prinsip syariat. Dengan landasan Al-Qur’an dan Sunnah sesuai pemahaman salafush shalih, sebagaimana diajarkan oleh para ulama Ahlus Sunnah, RLA IIBS berkomitmen membentuk generasi yang lurus aqidahnya, baik akhlaknya, dan siap menghadapi kehidupan dunia serta akhirat. Pendidikan Dimulai dari Adab Dalam Islam, adab didahulukan sebelum ilmu. Sebagaimana nasihat para ulama, ilmu tanpa adab akan kehilangan keberkahannya. Di Rahmatan Lil Alamin, adab bukan sekadar teori, tetapi ditanamkan dalam keseharian anak. Anak-anak dibimbing untuk: Menghormati orang tua dan guru Menjaga lisan dan sikap Membiasakan ibadah sesuai tuntunan Rasulullah ﷺ Hidup disiplin dan bertanggung jawab Inilah pondasi awal agar ilmu yang dipelajari menjadi cahaya, bukan sekadar hafalan. Ilmu yang Dikuatkan dengan Aqidah yang Benar Ilmu agama dan ilmu umum diajarkan secara seimbang. Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah menjadi landasan utama, sehingga anak memahami Islam dengan pemahaman yang lurus, jauh dari syubhat dan penyimpangan. Pembelajaran diarahkan agar anak: Memahami tauhid dengan benar Mengenal fiqih ibadah sesuai sunnah Memiliki wawasan akademik yang kuat Mampu berpikir kritis namun tetap tunduk pada dalil Tujuannya bukan sekadar mencetak anak pintar, tetapi anak yang berilmu dan beriman. Teknologi dengan Arah yang Jelas Rahmatan Lil Alamin IIBS tidak menutup mata terhadap perkembangan teknologi. Namun teknologi diperkenalkan dengan kendali dan tujuan, bukan dibiarkan tanpa arah. Anak-anak diajarkan: Menggunakan teknologi sebagai alat kebaikan Memahami batasan syariat dalam dunia digital Tidak larut dalam budaya yang merusak adab Menjadikan teknologi sebagai sarana dakwah dan prestasi Dengan pendekatan ini, teknologi menjadi wasilah, bukan fitnah. Ikhtiar Bersama Abu dan Ummu Pendidikan terbaik adalah pendidikan yang melibatkan orang tua. Rahmatan Lil Alamin memandang Abu dan Ummu sebagai mitra dalam mendidik, bukan sekadar menyerahkan anak ke sekolah. Ini adalah ikhtiar bersama untuk: Menyiapkan masa depan anak yang utuh Menjaga fitrah di tengah derasnya arus zaman Mencetak generasi yang kuat di dunia dan akhirat Sebagaimana prinsip Islam, hasil diserahkan kepada Allah, namun usaha dilakukan dengan sungguh-sungguh. Mencetak Pemimpin Dunia, Meraih Kesuksesan Akhirat Dengan visi “The Leader Fii Dunya, Reach Success Fil Jannah”, International Islamic Boarding School Rahmatan Lil Alamin berupaya melahirkan generasi yang mampu memimpin dengan nilai Islam, serta menjadikan akhirat sebagai tujuan utama. Pendidikan bukan hanya tentang hari ini, tetapi tentang kehidupan panjang yang akan anak jalani.

Pendidikan Berbasis Adab dan Ilmu: Konsep International Islamic Boarding School Rahmatan Lil Alamin Read More »

Santri RLA IIBS dan Pelajaran Kepedulian di Sumatera Barat

Di balik setiap langkah kecil yang diayunkan para santri hari ini, ada doa yang besar yang selalu mereka titipkan untuk tanah kelahiran, untuk Sumatera Barat yang sedang diuji. Pasca galodo yang melanda beberapa nagari, para santri Rahmatan Lil Alamin International Islamic Boarding School (RLA IIBS) turut hadir bersama masyarakat, membersihkan puing, menguatkan sesama, dan belajar langsung dari kehidupan bahwa kepedulian adalah bagian dari adab seorang Muslim. Di Nagari Saniangbaka, tangan-tangan kecil itu sibuk bekerja, namun hati mereka belajar hal-hal besar. Mereka melihat bagaimana musibah tidak hanya meruntuhkan bangunan, tetapi juga membuka pintu-pintu kebaikan; bagaimana luka menjadi alasan untuk kembali merapatkan ukhuwah; dan bagaimana hadir di tengah kesusahan adalah wujud nyata dari iman yang berbuah amal. RLA IIBS sejak awal berdiri tidak hanya mendidik hafalan dan ilmu. Kami mendidik hati. Kami menanamkan empati. Kami membiasakan santri dengan aksi nyata, agar ayat-ayat yang mereka hafalkan menjelma akhlak yang hidup, menyala dalam perbuatan. Karena generasi Qur’ani sejatinya adalah mereka yang tumbuh dengan adab, kepedulian, dan kepekaan terhadap sesama. Semoga Allah menganugerahkan kekuatan, kesabaran, dan perlindungan bagi seluruh korban bencana. Semoga setiap ikhtiar menjadi pemberat amal kebaikan, dan setiap air mata menjadi jalan turunnya rahmat. Aamiin yaa Rabbal ’alamin.

Santri RLA IIBS dan Pelajaran Kepedulian di Sumatera Barat Read More »

Pembukaan RLA Festival Vol. 3 Tahun 2025

Solok, Sumatera Barat – 12 September 2025Rahmatan Lil Alamin International Islamic Boarding School (RLA IIBS) resmi membuka RLA Festival Vol. 3, sebuah ajang kompetisi tahunan yang menampilkan semangat sportivitas dan ukhuwah pelajar dari berbagai daerah hingga kancah internasional. Festival ini dibuka dengan cabang Mini Soccer tingkat SMP yang mempertemukan 16 tim terbaik, berlangsung di Lapangan RLA Sport Center, Solok, Sumatera Barat. Seremoni peresmian dilakukan oleh Mudir Ma’had, Yoni Marlius, didampingi Direktur Pendidikan, Sofika Enggari, serta Direktur Pengasuhan Santri, Agung Arnezio. Momen ini ditandai dengan tendangan simbolis ke gawang yang menjadi tanda dimulainya rangkaian kompetisi. Selain mini soccer, RLA Festival Vol. 3 menghadirkan beragam cabang lomba lain yang dapat diikuti oleh peserta dari tingkat regional hingga internasional. Seluruh informasi pertandingan dan jadwal dapat diakses melalui website resmi: https://fest.rla.sch.id/. Festival akan berlangsung dari 12 September hingga 5 Oktober 2025, dengan puncak acara yang digelar pada 3–5 Oktober 2025. Rangkaian penutup akan dimeriahkan oleh Tabligh Akbar, Bazaar, serta final pertandingan dari berbagai cabang lomba. Menurut pimpinan RLA IIBS, ajang ini dirancang bukan sekadar untuk kompetisi, tetapi juga sebagai ruang pembinaan generasi muda dengan nilai Al-Qur’an dan Sunnah, serta sarana memperkuat karakter Islami yang berdaya saing global. Melalui RLA Festival, kami ingin menghadirkan wadah kompetisi yang sehat, Islami, dan mampu menumbuhkan ukhuwah di antara pelajar. Kami percaya semangat sportivitas adalah bagian dari pendidikan karakter yang perlu terus dipupuk. Dengan tagline “Sportivitas, Ukhuwah, dan Prestasi Islami,” RLA Festival Vol. 3 diharapkan menjadi agenda tahunan yang selalu dinanti, sekaligus memperkuat peran RLA IIBS sebagai lembaga pendidikan yang konsisten mengembangkan potensi santri dalam bingkai nilai Rahmatan Lil ‘Alamin.

Pembukaan RLA Festival Vol. 3 Tahun 2025 Read More »

Santri Baru RLA IIBS Siap Menapaki Perjalanan Ilmu Generasi Pemimpin Masa Depan

Sabtu, 13 Juli 2025, menjadi tonggak awal perjalanan ilmiah dan spiritual bagi para santri baru Rahmatan Lil ‘Alamin International Islamic Boarding School (RLA IIBS). Ratusan santri dari berbagai penjuru daerah datang dengan semangat membara untuk memulai kehidupan baru di lingkungan Ma’had. Kehadiran mereka bukan sekadar menjalani rutinitas pendidikan, melainkan sebagai bagian dari ikhtiar besar membentuk pribadi unggul: cerdas secara intelektual, kokoh dalam akidah, dan kuat dalam adab. Membentuk Landasan Kokoh Seorang Santri Ahad, 14 Juli 2025, program Khutbatul ‘Arsy resmi dibuka sebagai awal masa pengenalan santri terhadap budaya, sistem, dan nilai-nilai kehidupan di Ma’had. Selama empat hari, para santri akan digembleng untuk memahami arah perjuangan mereka sebagai penuntut ilmu: ✔️ Hari Pertama: Pengenalan Ma’had dan nilai dasar ke-RLA-an✔️ Hari Kedua: Pengenalan aktivitas harian, akademik, organisasi, dan ekstrakurikuler✔️ Hari Ketiga: Penyuluhan kesehatan dan pembinaan karakter remaja Islami✔️ Hari Keempat: Penguatan ukhuwah Islamiyyah dan semangat kebersamaan Program ini bukan sekadar orientasi, melainkan fondasi awal untuk membentuk pola pikir, sikap, dan etos belajar santri dalam menjalani hari-hari mereka ke depan di lingkungan Ma’had. “RLA IIBS bukan tempat biasa. Ini adalah ladang perjuangan, tempat para calon pemimpin umat digembleng agar kelak mampu berdiri teguh membawa cahaya Islam di tengah masyarakat,”   Menatap Masa Depan dengan Tekad Dengan sistem pendidikan berbasis nilai Islam, kepemimpinan, dan pembentukan karakter, RLA IIBS berkomitmen menyiapkan generasi muda yang tidak hanya mampu bersaing di tingkat global, namun juga menjunjung tinggi nilai-nilai luhur keislaman. InsyaAllah. Para santri baru diharapkan menjadikan masa awal ini sebagai momen untuk menata niat, meneguhkan semangat, dan memupuk disiplin. Karena dari sinilah perjalanan panjang menuju kesuksesan dunia dan akhirat akan dimulai.

Santri Baru RLA IIBS Siap Menapaki Perjalanan Ilmu Generasi Pemimpin Masa Depan Read More »

Rihlah Ilmiah Santri RLA IIBS: Menanam Ilmu, Menebar Nilai

Sumatera Barat – Riau | Dalam semangat membentuk generasi Qur’ani yang berwawasan luas dan adaptif terhadap zaman, santri SMA RLA IIBS melaksanakan rangkaian Rihlah Ilmiah dan Bakti Sosial di berbagai titik strategis di Sumatera Barat dan Riau. Kegiatan yang berlangsung sejak 29 hingga 31 Mei 2025 ini bukan hanya menjadi ajang perjalanan edukatif, namun juga bentuk nyata dari integrasi antara ilmu, akhlak, dan teknologi. Bakti Sosial dan Rihlah Ilmiah di Limapuluh Kota dan Batusangkar Rangkaian rihlah dimulai dari kunjungan ke Pondok Pesantren Ashabul Qur’an, yang terletak di Kabupaten Limapuluh Kota. Di tempat ini, para santri mendapatkan pengalaman langsung belajar dari para asatidz dan melihat lebih dekat dinamika pesantren tahfiz yang konsisten membina kader penghafal Qur’an. Setelah itu, rombongan melanjutkan perjalanan ke Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Kasih Sayang Ibu di Batusangkar. Kegiatan bakti sosial dilakukan dengan penuh kehangatan. Para santri hadir membawa senyum, bingkisan, dan doa untuk para lansia yang dirawat di sana. Interaksi ini menjadi pengingat akan pentingnya adab, empati, dan penghormatan terhadap orang tua. Kamis, 29 Mei 2025 menjadi momen bersejarah. Santri tidak hanya menimba ilmu, namun juga memberikan makna bagi sesama melalui tindakan nyata. Menyerap Ilmu Multimedia dan Teknologi Dakwah di Pekanbaru Keesokan harinya, Jum’at, 30 Mei 2025, rihlah dilanjutkan ke Markaz Sunnah Nusantara Al Hijrah dan Ashiil TV, sebuah lembaga media Islam di Pekanbaru. Di Markaz Sunnah, para santri mendapatkan wawasan mengenai metode dakwah kontemporer dan pentingnya pemahaman akidah Ahlus Sunnah secara mendalam. Sementara di Ashiil TV, suasana belajar terasa berbeda. Para santri memasuki dunia produksi konten dakwah multimedia, mulai dari pengenalan alat, proses pengambilan gambar, hingga penyuntingan audio visual. Dalam sesi ini, para santri terlihat antusias. Mereka sadar bahwa dunia dakwah hari ini membutuhkan pendekatan yang inovatif dan relevan dengan media digital. Transisi dari pesantren ke studio media bukanlah hal biasa. Namun RLA IIBS membuktikan bahwa santrinya bisa beradaptasi tanpa meninggalkan nilai-nilai ruhiyah. Menyerap Semangat Akademik di STAI Imam Asy-Syafi’i Masih di hari yang sama, rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Imam Asy-Syafi’i, salah satu perguruan tinggi Islam terkemuka di Pekanbaru. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan santri pada dunia pendidikan tinggi Islam, agar mereka memiliki pandangan lebih luas terhadap pilihan akademik ke depan. Di kampus tersebut, para santri mengikuti sesi diskusi bersama mahasiswa dan dosen. Mereka juga diajak mengenal kurikulum, metode riset, serta pentingnya semangat ilmiah dalam Islam. Kunjungan ini menjadi motivasi tersendiri bagi para santri untuk terus belajar dan menapaki jenjang akademik berikutnya. Menjalin Ukhuwah dengan Pondok Pesantren Al Furqan Pekanbaru Perjalanan ditutup pada Sabtu, 31 Mei 2025 dengan kunjungan ke Pondok Pesantren Al Furqan Pekanbaru. Di tempat ini, para santri SMA RLA IIBS bertukar pengalaman dengan sesama pelajar, berdiskusi tentang tantangan pendidikan Islam, dan mempererat ukhuwah antar lembaga. Suasana hangat dan penuh semangat terasa sepanjang kegiatan. RLA IIBS percaya bahwa ukhuwah antarpesantren akan melahirkan jaringan keilmuan yang kuat dan berkelanjutan. Integrasi Ilmu dan Karakter: RLA IIBS Melangkah Maju Empat hari perjalanan bukanlah sekadar wisata edukatif. Rihlah ini membentuk perspektif baru dalam diri para santri. Mereka belajar bahwa menjadi pelopor dakwah Islam masa depan berarti menguasai ilmu agama dan memahami teknologi sebagai alat penyebarannya. Melalui rihlah ini, kurikulum terintegrasi RLA IIBS tidak hanya menjadi slogan, melainkan diterapkan langsung dalam praktik lapangan. Santri dipersiapkan bukan hanya sebagai penghafal Al-Qur’an, tetapi juga pemimpin dakwah yang memahami zaman. Semoga rangkaian perjalanan ini menjadi amal jariyah, memperluas wawasan, mempererat tali ukhuwah, dan mempertegas arah perjuangan para santri menuju masa depan yang penuh keberkahan. “Barang siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim)

Rihlah Ilmiah Santri RLA IIBS: Menanam Ilmu, Menebar Nilai Read More »

Santri SMA RLA IIBS Menjadi Pengajar Tamu di SDSIT Karakter Anak Shalih Padang

Padang — Dalam semangat pengabdian dan penempaan diri, santri Banat SMA RLA IIBS kembali menorehkan langkah inspiratif. Kali ini, mereka hadir sebagai pengajar tamu di SDSIT Karakter Anak Shalih Padang. Sebuah kegiatan yang bukan hanya menjadi ruang untuk berbagi ilmu. Tetapi juga sarana memupuk rasa percaya diri, kepedulian, serta jiwa mendidik sejak dini. Dalam kegiatan tersebut, para santri diberikan tanggung jawab untuk membimbing siswa-siswi Sekolah Dasar dalam pengenalan Bahasa Arab dasar, termasuk kosa kata sehari-hari dan percakapan singkat (Hiwar). Program ini tidak hanya dimaksudkan untuk memperkuat praktik berbahasa Arab para santri, tetapi juga melatih mereka dalam keterampilan menyampaikan ilmu secara aplikatif di depan peserta didik yang lebih muda. Membentuk Mental Pendidik Sejak Dini Pendidikan di RLA IIBS (Rintisan Lembaga Al-Qur’an Integrated Islamic Boarding School) dirancang untuk menghasilkan generasi yang unggul secara intelektual, emosional, dan spiritual. Salah satu pendekatan yang digunakan adalah dengan memberikan pengalaman langsung mengajar, agar para santri tidak hanya menjadi pembelajar pasif, melainkan juga aktif sebagai penyampai ilmu. Mengajar anak-anak bukanlah perkara mudah. Dibutuhkan kesabaran, kemampuan komunikasi yang baik, serta pemahaman psikologi anak. Oleh karena itu, kesempatan ini menjadi ajang pembelajaran nyata bagi santri untuk mengasah empati, kejelasan berbicara, dan keterampilan menyederhanakan materi. Bahasa Arab sebagai Identitas dan Alat Dakwah Bahasa Arab bukan hanya bahasa pengantar dalam ilmu-ilmu keislaman, tetapi juga menjadi bagian dari identitas seorang Muslim. RLA IIBS memandang penting penguasaan bahasa Arab bukan semata dari sisi linguistik, tetapi juga sebagai alat dakwah dan komunikasi global umat Islam. Dalam sesi pengajaran yang dilakukan di SDSIT Karakter Anak Shalih Padang, para santri membimbing adik-adik dengan metode yang menyenangkan, interaktif, dan penuh semangat. Kegiatan ini tidak hanya memperkenalkan Bahasa Arab, tetapi juga menanamkan rasa cinta terhadap bahasa Al-Qur’an sejak dini kepada para siswa SD. Menebar Ilmu, Menebar Kebaikan Tidak semua anak remaja memiliki kesempatan dan keberanian untuk berdiri di depan kelas dan mengajar. Namun para santri RLA IIBS membuktikan bahwa dengan pembinaan yang tepat dan niat yang tulus, seorang remaja bisa tampil sebagai figur inspiratif dan agen perubahan di lingkungannya. Momen ini menjadi bagian dari perjalanan penting dalam pembentukan karakter para santri. Mengajar adalah bentuk kontribusi nyata dalam masyarakat, dan dalam Islam, menyampaikan satu ayat pun merupakan amal jariyah yang luar biasa nilainya. Sebagaimana pepatah Arab menyebutkan,“Man jadda wajada. Man zara’a hasada.”(Barang siapa yang bersungguh-sungguh, ia akan berhasil. Barang siapa yang menanam, ia akan menuai.) Semoga kegiatan ini menjadi bibit kebaikan yang terus tumbuh, baik di hati para santri maupun para siswa yang mereka bimbing. InsyaAllah, kelak mereka akan menjadi pendidik tangguh yang tidak hanya mengajar dengan ilmu, tetapi juga dengan keteladanan. Kolaborasi Pendidikan: RLA IIBS dan SDSIT Karakter Anak Shalih Kegiatan ini juga menjadi simbol kolaborasi positif antara lembaga pendidikan. RLA IIBS dan SDSIT Karakter Anak Shalih Padang memiliki visi yang sama dalam membangun generasi Qur’ani yang cerdas, berakhlak, dan berkontribusi bagi umat. Dengan saling berbagi pengalaman dan membuka ruang praktik lapangan, kedua lembaga ini turut memperkuat ekosistem pendidikan Islam yang saling terhubung dan mendukung. Kepala sekolah SDSIT Karakter Anak Shalih Padang menyambut baik kehadiran para santri RLA IIBS. Dalam pernyataannya, ia mengungkapkan bahwa kehadiran santri memberikan warna baru dalam proses belajar siswa. Anak-anak terlihat antusias, ceria, dan lebih bersemangat saat sesi pembelajaran Bahasa Arab berlangsung. Sementara itu, pembina kegiatan dari RLA IIBS menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini akan menjadi agenda berkelanjutan, guna mendidik para santri menjadi pribadi yang aktif, tangguh, dan peka terhadap kebutuhan pendidikan di masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bukan hanya tentang mengajar, tetapi juga tentang belajar dari pengalaman. Para santri belajar menjadi pemimpin, penyampai ilmu, dan pembawa manfaat di tengah masyarakat. Mereka belajar bahwa ilmu yang dimiliki akan bernilai ketika dibagikan, dan rasa percaya diri tumbuh ketika seseorang mampu berbicara dan menginspirasi orang lain. Semoga kegiatan ini menjadi salah satu dari banyak langkah kecil yang menuju perubahan besar. Santri bukan hanya pelajar, tetapi juga pendidik masa depan yang membawa cahaya ilmu dan kebaikan ke mana pun mereka melangkah.

Santri SMA RLA IIBS Menjadi Pengajar Tamu di SDSIT Karakter Anak Shalih Padang Read More »

Dua Santri RLA IIBS Rampungkan Hafalan Mutun Kitab Al-Azkar Wal Adab di Halaqah Masjid Nabawi

Madinah, Arab Saudi – Di bawah naungan cahaya Masjid Nabawi yang syahdu, dua santri dari RLA IIBS, M. Fathan Mubina dan Muhammad Arrasyid Pratama, berhasil menyelesaikan hafalan Mutun Kitab Al-Azkar wal Adab bersama para masyaikh dalam halaqah eksklusif di Masjid Nabawi. Prestasi ini bukan hanya kebanggaan bagi mereka secara pribadi, tetapi juga bagi institusi pendidikan dan komunitas penghafal kitab di Indonesia. Menghidupkan Tradisi Ilmu di Tanah Suci Halaqah ilmiah di Masjid Nabawi telah lama menjadi pusat pembelajaran Islam yang mendalam. Tradisi ini berakar kuat sejak zaman Rasulullah SAW, di mana para sahabat dan ulama terdahulu menuntut ilmu langsung dari sumbernya. Kini, dua santri RLA IIBS melanjutkan jejak itu dengan kesungguhan luar biasa dalam menghafal dan memahami kitab Al-Azkar wal Adab, yang mengajarkan tentang adab serta dzikir dalam kehidupan sehari-hari. Keberhasilan M. Fathan Mubina dan Muhammad Arrasyid Pratama dalam menyelesaikan hafalan ini bukan hanya bukti ketekunan mereka, tetapi juga hasil dari metode pembelajaran intensif yang diterapkan di RLA IIBS. Sekolah ini dikenal dengan pendekatan pembelajaran berbasis halaqah dan sistem talaqqi, di mana santri mendapatkan bimbingan langsung dari para masyaikh. Perjalanan Menuju Hafalan Sempurna Menghafal kitab bukan perkara mudah. Proses ini membutuhkan konsistensi, kedisiplinan, serta lingkungan yang mendukung. Di Masjid Nabawi, halaqah ilmu menjadi ajang di mana para santri mendalami ilmu agama melalui metode talaqqi—belajar langsung dari para ulama dengan sanad yang tersambung hingga Rasulullah SAW. M. Fathan Mubina dan Muhammad Arrasyid Pratama memulai perjalanan mereka dengan mengikuti halaqah bersama masyaikh yang dikenal memiliki keilmuan mendalam dalam bidang hadits dan adab. Setiap hari, mereka menghafal bagian demi bagian kitab Al-Azkar wal Adab, mengulang-ulangnya dengan disiplin ketat hingga mencapai kelancaran dalam penyebutan dan pemahaman maknanya. Bersama Para Masyaikh di Masjid Nabawi Salah satu aspek istimewa dari halaqah ini adalah interaksi langsung dengan para masyaikh di Masjid Nabawi. Santri tidak hanya dituntut untuk menghafal, tetapi juga memahami makna mendalam dari setiap dzikir dan adab yang tertuang dalam kitab Al-Azkar wal Adab. Dengan bimbingan para ulama, mereka belajar bagaimana mengamalkan dzikir dalam berbagai situasi kehidupan dan memahami pentingnya adab dalam berinteraksi. Keberhasilan dua santri ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran di lingkungan Masjid Nabawi bukan sekadar hafalan, melainkan sebuah perjalanan spiritual yang menuntut ketulusan dan keikhlasan. Para masyaikh memberikan isnad atau sanad keilmuan sebagai bentuk pengakuan bahwa santri telah memahami isi kitab dengan baik dan benar. Dampak dan Harapan bagi Santri Indonesia Keberhasilan M. Fathan Mubina dan Muhammad Arrasyid Pratama memberikan inspirasi bagi santri lain di Indonesia untuk terus berusaha dalam menuntut ilmu. Dalam era digital yang serba cepat, menjaga tradisi keilmuan Islam tetap hidup merupakan tantangan besar. Namun, pencapaian ini membuktikan bahwa dengan niat yang kuat dan sistem pembelajaran yang tepat, generasi muda Muslim dapat tetap teguh dalam menuntut ilmu agama. Kepulangan mereka ke Indonesia diharapkan dapat membawa semangat baru bagi santri lainnya, khususnya dalam menghidupkan halaqah ilmu di pesantren-pesantren dan masjid-masjid. Selain itu, pencapaian ini juga menunjukkan pentingnya peran institusi pendidikan dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual. Hafalan kitab Al-Azkar wal Adab oleh M. Fathan Mubina dan Muhammad Arrasyid Pratama di halaqah Masjid Nabawi adalah bukti nyata dedikasi dan kecintaan mereka terhadap ilmu agama. Di tengah hiruk-pikuk dunia modern, mereka memilih jalan ilmu dan menghidupkan kembali tradisi halaqah yang telah diwariskan sejak zaman Rasulullah SAW. Keberhasilan ini bukan hanya prestasi pribadi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi santri Indonesia untuk terus menuntut ilmu dan menjaga warisan keilmuan Islam.

Dua Santri RLA IIBS Rampungkan Hafalan Mutun Kitab Al-Azkar Wal Adab di Halaqah Masjid Nabawi Read More »

26 Santri Banin Rahmatan Lil Alamin Berangkat Umrah dan Mulazamah di Universitas Islam Madinah

RLA IIBS, Indonesia – Sebanyak 26 santri banin (putra) dari Rahmatan Lil Alamin International Boarding School (RLA IIBS) telah berangkat menuju Tanah Suci untuk menunaikan ibadah umrah dan mengikuti program mulazamah di Universitas Islam Madinah. Perjalanan spiritual dan akademik ini akan berlangsung selama 30 hari ke depan. Program mulazamah yang diikuti para santri merupakan kesempatan berharga untuk mendalami ilmu agama secara langsung di salah satu pusat pembelajaran Islam tertua di dunia. Di Madinah, mereka akan mengikuti berbagai mata kuliah yang berkaitan dengan Al-Quran, hadis, serta ilmu-ilmu keislaman lainnya. “Kami sangat bersyukur atas kesempatan yang diberikan kepada para santri untuk mengikuti program ini. Semoga perjalanan ini dapat menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi mereka dalam meningkatkan keimanan dan ilmu pengetahuan.” Selain mengikuti perkuliahan, para santri juga akan berkesempatan untuk mengunjungi berbagai situs sejarah Islam di Madinah dan Mekkah. Hal ini diharapkan dapat memperkaya wawasan mereka tentang sejarah Islam dan memperkuat spiritualitas mereka. Program umrah dan mulazamah ini merupakan bagian dari upaya RLA IIBS untuk mencetak generasi muda yang cerdas, berakhlak mulia, dan memiliki pemahaman yang mendalam tentang agama Islam. Sekolah berharap para santri dapat kembali ke tanah air dengan membawa bekal ilmu yang bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat. Tentang Rahmatan Lil Alamin International Boarding School Rahmatan Lil Alamin International Boarding School merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam terkemuka di Indonesia yang berkomitmen untuk mencetak generasi muda yang unggul dan berkarakter. Sekolah ini menawarkan program pendidikan yang lengkap, mulai dari tingkat dasar hingga menengah atas, dengan kurikulum yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dan ilmu pengetahuan modern.

26 Santri Banin Rahmatan Lil Alamin Berangkat Umrah dan Mulazamah di Universitas Islam Madinah Read More »

RLA Festival Vol.2 2024 Resmi Dibuka, Peserta dari Berbagai Sekolah Siap Berkompetisi

RLA IIBS, Solok – RLA Festival Vol.2 2024, ajang kompetisi bergengsi yang diselenggarakan oleh Rahmatan Lil ‘Alamin International Islamic Boarding School (RLA IIBS), resmi dibuka hari Senin, 09 September 2024. Acara pembukaan yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua Yayasan Pendidikan Rahmatan Lil ‘Alamin Ma’had RLA, Dr. Muhammad Ridwan, S.E., M.M​, Direktur Pendidikan Ma’had RLA, Dr. Sofika Enggari,M.Kom., Ketua Komite Ma’had RLA, Mudir Ma’had RLA IIBS, Ust. Yoni Marlius, M.Ed, serta para asatidz, pengawas dinas pendidikan, dan kepala sekolah dari berbagai sekolah peserta. Dalam sambutannya, Mudir Ma’had RLA IIBS, Ust. Yoni Marlius, M.Ed. menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini. Beliau juga menyambut hangat kedatangan seluruh tamu undangan dan peserta lomba. “Semoga melalui ajang ini, kita dapat mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan prestasi siswa-siswi kita,” ujar Mudir Ma’had RLA IIBS. Senada dengan Mudir Ma’had RLA IIBS Yoni Marlius, M.Ed. Ketua Yayasan Pendidikan Rahmatan Lil ‘Alamin Ma’had RLA, Dr. Muhammad Ridwan, S.E., M.M. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta. Beliau juga secara resmi membuka RLA Festival Vol.2 2024 dengan menendang bola sebagai tanda dimulainya cabang lomba futsal. “RLA Festival merupakan wadah bagi siswa-siswi untuk mengembangkan minat dan bakat mereka. Selain itu, acara ini juga bertujuan untuk memperkenalkan RLA IIBS sebagai lembaga pendidikan yang unggul dan berkarakter,” ungkap Dr. Ridwan. RLA Festival Vol.2 2024 menyajikan berbagai cabang lomba menarik, mulai dari bidang akademik hingga non-akademik. Beberapa cabang lomba yang telah dimulai antara lain futsal dan video editing. Rencananya, berbagai cabang lomba lainnya akan berlangsung secara bergantian hingga beberapa hari ke depan. “Kami berharap melalui RLA Festival ini, siswa-siswi dapat meraih prestasi terbaiknya dan membawa nama harum sekolah masing-masing,” pungkas Ust. Yoni Marlius, M.Ed. selaku Mudir Mahad RLA IIBS.

RLA Festival Vol.2 2024 Resmi Dibuka, Peserta dari Berbagai Sekolah Siap Berkompetisi Read More »

RLA FEST Vol. II tahun 2024 : Ilmu, Iman, dan Amal Saleh

RLA IIBS, Solok – Dengan izin Allah SWT, penyelenggaraan RLA Fest Vol. II tahun 2024 sudah berjalan. Beberapa kegiatan lomba sudah ada yang memulai kompetisinya dan beberapa yang lain juga ada yang masih menerima pendaftaran para peserta. Acara puncak festival ini insyaallah akan dilaksanakan pada tanggal 20-22 September 2024 di Mahad RLA IIBS Aripan, Solok – Sumatera Barat. RLA Fest Vol. II tahun ini insyaAllah akan menghadirkan beragam kegiatan menarik yang dapat diikuti oleh siswa-siswi dari tingkat SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA se-Sumatera Barat bahkan nasional. Berbagai kompetisi akan digelar, mulai dari olimpiade, lomba olahraga (Futsal), hingga lomba yang bertujuan untuk mengasah bakat dan minat peserta. Selain kompetisi, RLA Fest Vol. II juga akan diisi dengan tabligh akbar bersama dua tokoh agama terkemuka, yaitu Syekh Prof. Dr. Ziyad Al Abbadi (Guru Besar Universitas Yordania) dan Ust. Dr. Khaled Zeed Basalamah, Lc. M.A. Kehadiran kedua ulama ini diharapkan dapat memberikan pencerahan dan inspirasi bagi seluruh peserta serta masyarakat umum yang berkesempatan hadir pada Tabligh Akbar ini. InsyaAllah tabligh akbar akan diselenggarakan pada puncak RLA Fest Vol. II tahun 2024 pada tanggal 22 September 2024 di Mahad RLA IIBS, Aripan-Solok. Acara insyaAllah juga akan dilanjutkan dengan peresmian Mesjid Herman Nawas RLA IIBS Aripan-Solok. Tidak hanya itu, berbagai bazaar menarik juga akan digelar selama acara berlangsung. Bazaar ini akan menyajikan berbagai macam produk, mulai dari makanan dan minuman, hingga produk kreatif dari para siswa-siswi RLA IIBS. Semoga RLA Fest Vol. II tahun 2024 ini menjadi amal baik dan menjadi wadah silaturahmi yang mempererat ukhuwah islamiyah di antara kita semua. Informasi lebih lanjut mengenai jadwal lengkap acara, pendaftaran, dan persyaratan peserta dapat dilihat di website resmi RLA Festival: https://festival.rla.sch.id/ atau menghubungi panitia penyelenggara.

RLA FEST Vol. II tahun 2024 : Ilmu, Iman, dan Amal Saleh Read More »